<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10869">
 <titleInfo>
  <title>Kit Untuk Mendeteksi Fumonisin</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Romsyah maryam.,</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adin priadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Badan Penelitian Dan Pengembangan
Pertanian</publisher>
  <dateIssued>2017</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Patent</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu kit yang terdiri dari pelat mikro berlapis antibody monoklonal anti FB1-Ova, konjugat (FB1-HRP), standar FB substart, dan penghenti reaksi telah dirakit untuk mendeteksi fumonisi pada bahan pangan dan pakan yang berasal dari produk pertanian. Pada proses penggunaannya, sampel/standar FB1 dicampur dengan konjugat enzim FB1-HRP yang selanjutnya direaksikan dengan antibodi yang dilapiskan pada pelat mikro. Fumonisin B1 yang terdapat dalam sampel atau standar akan berkompetisi untuk berikatan dengan antibodi, sehingga FB1-HRP yang tidak berpeluang untuk berikatan akan terbuang pada saat pencucian. Dengan penambahan substrat tetrametil benzidin (TMB), konjugat enzin bereaksi menghasilkan warna biru kehijauan dan berubah menjadi berwarna kuning setelah penambahan penghenti reaksi, sehingga dapat dibaca dengan alat spektrofotometer pada Panjang gelombang 450 nm. Semakin tinggi konsentrasi FB1 dalam sampel/standar acuan, maka intensitas warna semakin menurun, karena sedikit konjugat enzim yang terikat dengan antibodi dan bereaksi dengan substart. Konsentrasi FB1 dihitung dengan menggunakan persamaan garis yang dihasilkan dari ekstrapolasikonsentrasi standar FB1 vs % inhibisi. Kalibrasi standar FB1 memberikan garis yang linear pada kisaran konsentrasi 0-100 ug/mL. Performa kit yang baik juga terlihat pada tingkat sensitivitas dan spesifisitas, serta presisi dan akurasi dalam mendeteksi FB1 pada sampel. Hasil analisis dengan kit memiliki korelasi yang baik dengan metode kromatografi (R2=0,9898).</note>
 <note type="statement of responsibility">Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian</note>
 <classification>G 01N 33/577, G 01N 33/00</classification>
 <identifier type="isbn">P00201405772</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Pengelola Hasil Perakitan dan Modernisasi Pertanian BADAN PERAKITAN DAN MODERNISASI PERTANIAN</physicalLocation>
  <shelfLocator>IDP000047831 B</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">P00201405772</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (roll opac)</sublocation>
    <shelfLocator>IDP000047831 B</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1674" url="" path="/9b34792bf71d80a5b1226c564ca74444.pdf" mimetype="application/pdf">Kit Untuk Mendeteksi Fumonisin</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>Kit_Untuk_Mendeteksi_Fumonisin.png.png</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10869</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-10 09:48:24</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-06-30 08:14:23</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>