<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11367">
 <titleInfo>
  <title>Formula Sanitizer Untuk Menghilangkan Kontaminan Dan Residu Pestisida Pada Sayuran Segar</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Misgiyarta</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Joni Munarso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fuad Fauzul</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Badan Penelitian Dan Pengembangan  Pertanian </publisher>
  <dateIssued>2014</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Patent</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sayuran segar merupakan komoditas penting di Indonesia, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negri maupun untuk konsumsi ekspor. Aspek mutu dan keamanan pangan sayuran segar merupakan aspek utama yang perlu mendapat perhatian untuk memperoleh pangan sayuran segar yang sehat dan untuk mendukung peningkatan ekspor. Sanitasi terhadap kontaminan mikroba dan kontaminan residu pastisida pada sayuran segar sangat diperlukan untuk menghasilkan sayuran yang aman dan bermutu.&#13;
Senyawa sanitizer yang digunakan secara terpisah kurang optimal dalam mengurangi kontaminan mikroba dan residu pestisida. Formulasi sanitizer yang mampu menurunkan tingkat kontaminan mikroba  dan residu pestisida pada sayuran segar sangat diperlukan. Formula sanitizer yang optimal untuk menurunkan kontaminan mikroba dan residu pestisida adalah asam asetat dengan konsentrasi  1-2,75% dengan natrium  hipoklorit  dengan konsentrasi  50-150 ppm dengan waktu kontak selama 3,5-4 menit mampu menurunkan  kontaminan mikroba total sebesar 99,95%, menghilangkan Salmonella  100%, serta mengurangi kontaminan residu pestisida sebesar  3,32%. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian</note>
 <classification>A 01N 43/00</classification>
 <identifier type="isbn">P00201000711</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Pengelola Hasil Perakitan dan Modernisasi Pertanian BADAN PERAKITAN DAN MODERNISASI PERTANIAN</physicalLocation>
  <shelfLocator>IDP000036750 B</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1535" url="" path="/24db4bd645839a9f4db614b5da4b5524.png" mimetype="image/png">Formula Sanitizer Untuk Menghilangkan Kontaminan Dan Residu Pestisida Pada Sayuran Segar</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>P00201000711.png.png</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11367</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-06 09:37:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-06 09:37:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>