<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11425">
 <titleInfo>
  <title>Proses Pembuatan Insektisida Organik Cair Dari Daun Kirinyuh Efektif Mengendalikan Hama Padi Dan Sayuran</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syaiful Asikin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Thamrin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (BALITTRA).</publisher>
  <dateIssued>2020</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Patent</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dari hasil penelitian yang telah dilakukan di laboratorium Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa, diketahui beberapa jenis tumbuhan yang berpotensi untuk dibuat sebagai bahan utama insektisida nabati. Salah satu diantarannya adalah kirinyuh, ektrak dari tumbuhan ini ternyata dapat membunuh larva hama serangga dan hama lainnya berkisar antara 80-90%. Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan insektisida organik cair dari daun kirinyuh efektif mengendalikan hama padi wereng coklat (Nilaparvata lugens) dan sayuran khususnya ordo Lepidoptera yang meliputi ulat grayak (Spodoptera litura), tritip (Plutellas spp), ulat krop kubis (Chresydolomia sp), ulat jengkel (Plusia sp), penggerek batang padi (S. inotata). Bahan utama berasal dari tumbuhan kirinyuh (Chromolaena odorata). Insektisida nabati dibuat dengan cara meredam bahan tumbuhan segar (Kirinyuh) kedalam pelarut aseton (C6H5C(OOH3) (CH3)2 70% dengan perbandingan 1:5. Setelah direndam selama 72 jam, kemudian disaring dan dievaporasi, panaskan pada suhu 40-50oC selama kurang lebih 12-24 jam. Setelah terbentuk ekstrak padat, maka untuk mencairkannya dicampur dengan emulsifier berbahan perekat dengan perbandingan 1:10 dan diaduk hingga merata, kemudian campur dengan air dengan perbandingan 1:100. Memasukkan air dilakukan secara perlahan sambil diaduk hingga merata, maka terbentuk ekstrak cair.</note>
 <note type="statement of responsibility">Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (BALITTRA)</note>
 <classification>A 01N 25/00</classification>
 <identifier type="isbn">P00201100474</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Pengelola Hasil Perakitan dan Modernisasi Pertanian BADAN PERAKITAN DAN MODERNISASI PERTANIAN</physicalLocation>
  <shelfLocator>IDP000071041 B</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1689" url="" path="/92f2f02ebcd117abfa2537d7271f9e88.pdf" mimetype="application/pdf">Proses Pembuatan Insektisida Organik Cair Dari Daun Kirinyuh Efektif Mengendalikan Hama Padi Dan Sayuran</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>PROSES%257E1_001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11425</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-06-30 10:34:32</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-06-30 10:37:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>